Prestasi – MAN 3 Malang http://www.man3malang.com Kita Bisa! Fri, 22 Apr 2016 02:30:54 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.4.2 M3M berada diurutan ke 5 peserta OSN 2015 terbanyak ! http://www.man3malang.com/m3m-berada-diurutan-ke-5-peserta-osn-2015-terbanyak/ Thu, 09 Apr 2015 08:38:11 +0000 http://www.man3malang.com/?p=1594 Hasil Seleksi Olympiade Sains tingkat propinsi pada tanggal 17 Februari 2015 yang lalu dengan lolosnya 10 siswa MAN 3 Malang sebagai wakil propinsi Jawa Timur pada OSN 2015 membawa berkah bagi madrasah dengan menaikkan level kota ke tingkat nasional . Jumlah peserta dari MAN 3 Malang yang mewakili ke tingkat nasional merupakan jumlah tertinggi di Jawa Timut dan pada urutan ke 5 dari sekolah/ madrasah seluruh Indonesia yang mengikuti OSN 2015

Sumber : Surat Pemanggilan Peserta OSN 2015 No: 838/D2/TU/2015 _ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber : Surat Pemanggilan Peserta OSN 2015 No: 838/D2/TU/2015 _ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Berada di urutan ke 5 sebagai sekolah dengan peserta OSN 2015 terbanyak merupakan beban berat madrasah khususnya para pembina OSN MAN 3 Malang dalam mempertahankan maupun dalam meningkatkan prestasi ke depan. Oleh karena itu kami selalu memohon doa dan supportnya agar kami diberi kekuatan dan kesabaran dalam mengemban amanah … BISMILLAH !

Sumber : Surat Pemanggilan Peserta OSN 2015 No: 838/D2/TU/2015 _ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber : Surat Pemanggilan Peserta OSN 2015 No: 838/D2/TU/2015 _ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber : Surat Pemanggilan Peserta OSN 2015 No: 838/D2/TU/2015 _ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Sumber : Surat Pemanggilan Peserta OSN 2015 No: 838/D2/TU/2015 _ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

]]>
Tim Olym M3M Wakili Prop Jatim Ke Tingkat NASIONAL http://www.man3malang.com/tim-olym-m3m-wakili-prop-jatim-ke-tk-nasional/ Wed, 08 Apr 2015 04:35:13 +0000 http://www.man3malang.com/?p=1585 Alhamdulillah! Siswa MAN 3 Malang yang maju seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Tingkat Propinsi Jawa Timur dapat memposisikan sebagai wakil OSN Propinsi Jawa Timur untuk maju ke Tingkat Nasional .

HASIL-OSP-OKPerwakilan siswa kota Malang ke tingkat Nasional berada diurutan kedua setelah kota Surabaya yaitu sebanyak 12 siswa sedang kota Surabaya 21 Siswa.

Dari 12 siswa perwakilan kota Malang untuk mewakili propinsi Jawa Timur 10 siswa merupakan siswa MAN 3 Malang sedangkan 2 siswa dari SMK St Albertus dan SMAN 3 Malang .

Untuk itu kami pembina olympiade mengucapkan terima kasih atas doa seluruh civitas/ keluarga besar M3M serta para orang tua atas doa dan motivasinya. Dan kami masih berharap memohon doa restu semuanya untuk keberhasilan dan kesuksesan tim olympiade M3M ke tingkat Nasional.

]]>
MAN 3 Malang pertahankan predikat “JUARA UMUM ” dalam OSK 2015 http://www.man3malang.com/man-3-malang-pertahankan-predikat-juara-umum-dalam-seleksi-olympiade-sains-tingkat-kota-tahun-2015/ Sun, 08 Mar 2015 13:09:25 +0000 http://www.man3malang.com/?p=1494 Berkompetisi dengan sekolah unggulan atau sekolah favorit di kota Malang tidaklah mudah, seperti yang telah lama diketahui masyarakat khususnya kota Malang bahwa kelompok “TUGU” khususnya SMAN 3 adalah legenda sekolah favorit kota Malang alias gudangnya siswa berprestasi sehingga menjadikan idaman banyak para orang tua untuk memasukkan ke kelompok TUGU. Selain Kelompok TUGU banyak bermunculan sekolah swasta yang tak kalah favoritnya seperti SMAK ST Yusuf atau lebih akrabnya disebut HUA’IND atau KOSAYU .

MAN 3 Malang yang tahun ini baru tahun ke 23 dalam mencetak para alumni sejak 10 tahun yang lalu berupaya bergerak untuk meningkatkan kompetensi menjadi sekolah unggul berprestasi dengan berbagai cara yang salah satunya mengikut sertakan siswa/siswi dalam ajang kompetisi baik tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Tentunya tidak mudah mencapainya, namun diiringi doa dan dengan upaya maksimal dari tahun ke tahun MAN 3 Malang dapat mensejajarkan dengan sekolah favorit yang ada di kota Malang. Dalam perolehan pringkat di Olympiade Sain tingkat Kota tahun lalu MAN 3 Malang mendapatkan predikat “JUARA UMUM” dan tahun ini predikat tersebut diraih kembali dengan lebih baik dari tahun lalu. Semoga yang telah diraih tidak membuat kita jadi takabur dan sombong serta melenakan, namun dapat memberikan amunisi semangat untuk mencapai yang lebih baik lagi.

Berikut ini peta prestasi sekolah yang diperoleh dalam seleksi Olympiade tingkat kota Malang tahun 2015. (mbahmo)

PETA PRESTASI OSK 2015

PETA PRESTASI OSK 2015

 

]]>
Dua Siswa MAN 3 Raih Medali Perunggu Di ISPO 2015 http://www.man3malang.com/dua-siswa-man-3-raih-medali-perunggu-di-ispo-2015/ Tue, 24 Feb 2015 00:37:52 +0000 http://www.man3malang.com/?p=1445 Dua siswa MAN 3 Malang yaitu Adam Lukman dan Bigy Nuurin Dana dari kelas XI IPA 5 meraih prestasi yang membanggakan. Dalam ajang ISPO [Indonesian Science Project Olympiad] ke-7 yang digelar di Kharisma Bangsa School, mereka meraih medali perunggu.

2015_02_22_ISPO

Apa yang dilakukan keduanya terasa membanggakan karena didapat dari mengalahkan 150 hasil penelitian yang dikirimkan ke meja juri. Penelitian itu berasal dari 287 siswa sekolah dari berbagai tanah air.

Lukman dan Bigy meneliti tentang Depresi ringan. Menurut Lukman, depresi adalah penyakit ringan, tetapi dapat menghambat inovasi.

“Penderita HIV atau Kanker masih bisa berkarya dan berinovasi, namun tidak dengan orang yang depresi, karena kreativitasnya akan terhenti,” kata Lukman.

2015_02_22_ISPO_1

“Riset yang kami lakukan bisa disebut sebagai keajaiban abad 21. Sebab, sejak ratusan tahun lalu tidak ada satupun ilmuan yang mengklaim secara pasti manfaat dan fungsi racun lebah. Hasil penelitian yang kami lakukan selama tiga bulan memperkuat hipotesis sebelumnya. Bahwa, racun lebah memiliki efek seperti anti depresi,”

Kedua scientis muda dari MAN 3 itu kemudian berharap jika penemuannya dapat menjadi acuan untuk pengembangan obat anti depresi di masa depan. Karena itu, keduanya berkomitmen untuk terus berjuang sampai kasus depresi tidak menjadi penghambat anak bangsa untuk berinovasi.

Selamat!.

]]>
Waka Humas: Olimpiade Untuk Uji Kompetensi Siswa http://www.man3malang.com/waka-humas-olimpiade-untuk-uji-kompetensi-siswa/ Wed, 10 Sep 2014 02:38:07 +0000 http://www.man3malang.com/?p=956 Olimpiade

Peraih medali di OSN

MAN 3 Malang menyebutkan salah satu indikator untuk menguji kemampuan siswa adalah ajang OSN. Pernyataan itu disebut oleh Wakil Kepala [Waka] bidang hubungan masyarakat [Humas].

Waka Humas MAN 3 Malang Drs. Moch. Jazuli mengatakan peserta didiknya telah menunjukkan kemampuan mereka yang terbaik. Meskipun ia yakin siswanya masih mampu berprestasi lebih baik lagi.

“Input siswa kita yang sudah bagus harus diuji, salah satunya uji potensi mereka dengan sebuah kompetisi, baik KSM maupun OSN,” kata dia.

Juara OSN MAN 3

Waka Humas dan unsur pimpinan berfoto dengan peraih medali di OSN bersama kepala Madrasah.

Jazuli menambahkan untuk memperoleh hasil kompetisi yang baik tentu tak lepas dari dukungan dari semua pihak. Termasuk dukungan pendanaan. Sebab membina siswa dalam kelas olimpiade juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, karena harus mendatangkan pembina yang handal dan profesional serta sarana dan fasilitas yang mendukung pada pembinaan potensi siswa.

Tentu tak hanya untuk kompetesi, upaya pembinaan akademik dengan sarana yang menunjang akan mendukung terhadap kualitas diri siswa secara akademik. Ini dibuktikan dengan rentetan prestasi siswa yang semakin mengalami peningkatan. Apalagi tahun ini, sebanyak 210 siswa-siswi MAN 3 Malang, diterima di 23 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di seluruh Indonesia melalui jalur SMPTN.

2014_09_08_KSM

Jazuli Waka Humas MAN 3 [paling kanan] berfoto bersama Ibu Kepala, Komite dan peraih medali emas di KSM

]]>
Tim Olimpiade: Mental Dan Do’a Sangat Penting http://www.man3malang.com/tim-olimpiade-mental-dan-doa-sangat-penting/ Wed, 10 Sep 2014 02:14:29 +0000 http://www.man3malang.com/?p=948 Juara OSN MAN 3

Yuda Andika dkk, dengan medali dan tropy masing-masing foto bersama kepala MAN 3 Malang Dra. Hj. Binti Maqsudah, M. Pd

Siswa-siswi MAN 3 Malang kembali menyumbangkan medali untuk Kota Malang dan Jawa Timur. Setelah sukses membawa medali dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) akhir bulan lalu, kali ini satu medali perak dan dua medali perunggu disumbangkan melalui ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Medali Perak diraih Rizki Atiananda bidang Geografi dan medali perunggu disumbangkan oleh Yuda Andika Darmawan bidang Ekonomi dengan kategori terbaik 1 dan 2, serta medali perunggu oleh Hilya Aulia Syafa bidang Geografi.

Tiada waktu tanpa berprestasi,  seakan bukan sebatas slogan dalam motto madrasah namun sudah menjadi tradisi di lingkungan MAN 3 Malang yang kini sejajar dengan madrasah dan sekolah-sekolah unggulan di Indonesia.

Rizki Astiananda mengatakan OSN telah memberikan banyak pengalaman penting pada dirinya dalam sebuah kompetisi tingkat nasional. Wawasan yang semakin luas menjadikannya termotivasi untuk belajar lebih baik lagi.

“Selain itu juga semakin banyak teman yang dikenal yang tentu tak hanya di Malang, tapi juga berasal dari daerah lain di Indonesia,”ujarnya.

Sementara Hilya Auliya Syafa juga menyampaikan selain ilmu pengetahuan yang tak kalah penting adalah penanaman mental berkompetisi. Pasalnya modal terpenting saat bertanding  adalah mental yang kuat. Menurut siswi kelas XII ini, semakin sering mengikuti banyak kompetisi, mental diri juga semakin tertata.

Nikma Farismatur Riza menuturkan, pengalamannya di OSN tahun ini berbeda saat dirinya berkompetisi di ajang KSM. Menurutnya, OSN memiliki tingkat persaingan yang lebih kompetitif. Bersaing dengan siswa-siswi dari lembaga umum dari seluruh Indonesia, bukanlah hal mudah. Banyak persiapan yang harus ditata lebih dulu, termasuk mental dan persiapan akademik.

“Dukungan moral serta doa dari orang tua, guru dan teman-teman adalah kekuatan kami yang tak bisa dikesampingkan,” ungkap siswi yang juga sukses menyumbang medali emas KSM bidang Kimia ini. (Malang Post)

]]>
GALERI FOTO: Penyambutan Peraih Medali OSN Di MAN 3 http://www.man3malang.com/galeri-foto-penyambutan-peraih-medali-osn-di-man-3/ Mon, 08 Sep 2014 04:01:04 +0000 http://www.man3malang.com/?p=779 2014_09_08_sambutan

Senin, (8/9) mendadak kampus MAN 3 Malang heboh, hal ini terkait dengan penyambutan atas duta MAN 3 Malang sekembalinya dari ajang OSN. Seperti yang diberitakan sebelumnya, lima wakil MAN 3 Malang sanggup menyumbangkan satu medali perak, dan dua medali perunggu. Torehan yang dibilang luar biasa mengingat persaingan yang sangat ketat di ajang tahunan itu. "Duta OSN kita yang dikirim ke Lombok alhamdullilah sudah kembali dengan setumpuk prestasi yang sangat luar biasa. Sebagai ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional, kita patut bersyukur bisa mengirim siswanya ke kompetisi itu dan mampu mengharumkan madrasah dan Jawa Timur pada umumnya," kata Dra. Hj. Binti Maqsudah M,Pd dalam memberikan sambutan. "Meskipun belum bisa mendapatkan emas, namun kita semua harus bersyukur mengucapkan alhamdulillah, karena untuk lolos ke tingkat nasional di ajang OSN bukan hal yang mudah, perlu perjuangan yang keras. Kami mengucapkan terima kasih kepada ananda di sini yang telah mengikuti OSN. Karena dengan demikian MAN 3 Malang bisa dikenal oleh Kementerian Pendidikan Nasional, tidak hanya Kementerian Agama saja," Kepala MAN 3 Malang yang baru saja dilantik itu juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada perwakilan OSN untuk berprestasi. Karena dukungan itulah yang turut memberikan motivasi. "Kami tentu sebagai civitas akademis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari pembimbing, guru hingga teman-teman sudah mendoakan hingga bisa berprestasi, karena semua yang didapat karena penuh perjuangan dan kerja keras dari semuanya," "Semoga adik-adik dari Yudha dan kawan-kawan ini terutama dari kelas X dan XI untuk meningkatkan prestasinya, karena kalian adalah penerus dari yang Yudha ini. Sementara kami disini akan meneruskan program yang selama ini sudah baik dan tentu saja akan memperbaiki apabila ada yang kurang sempurna," tutupnya. BERIKUT INI ADA FOTO-FOTONYA ]]>
2014_09_08_sambutan

Senin, (8/9) mendadak kampus MAN 3 Malang heboh, hal ini terkait dengan penyambutan atas duta MAN 3 Malang sekembalinya dari ajang OSN. Seperti yang diberitakan sebelumnya, lima wakil MAN 3 Malang sanggup menyumbangkan satu medali perak, dan dua medali perunggu. Torehan yang dibilang luar biasa mengingat persaingan yang sangat ketat di ajang tahunan itu. "Duta OSN kita yang dikirim ke Lombok alhamdullilah sudah kembali dengan setumpuk prestasi yang sangat luar biasa. Sebagai ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Nasional, kita patut bersyukur bisa mengirim siswanya ke kompetisi itu dan mampu mengharumkan madrasah dan Jawa Timur pada umumnya," kata Dra. Hj. Binti Maqsudah M,Pd dalam memberikan sambutan. "Meskipun belum bisa mendapatkan emas, namun kita semua harus bersyukur mengucapkan alhamdulillah, karena untuk lolos ke tingkat nasional di ajang OSN bukan hal yang mudah, perlu perjuangan yang keras. Kami mengucapkan terima kasih kepada ananda di sini yang telah mengikuti OSN. Karena dengan demikian MAN 3 Malang bisa dikenal oleh Kementerian Pendidikan Nasional, tidak hanya Kementerian Agama saja," Kepala MAN 3 Malang yang baru saja dilantik itu juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada perwakilan OSN untuk berprestasi. Karena dukungan itulah yang turut memberikan motivasi. "Kami tentu sebagai civitas akademis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari pembimbing, guru hingga teman-teman sudah mendoakan hingga bisa berprestasi, karena semua yang didapat karena penuh perjuangan dan kerja keras dari semuanya," "Semoga adik-adik dari Yudha dan kawan-kawan ini terutama dari kelas X dan XI untuk meningkatkan prestasinya, karena kalian adalah penerus dari yang Yudha ini. Sementara kami disini akan meneruskan program yang selama ini sudah baik dan tentu saja akan memperbaiki apabila ada yang kurang sempurna," tutupnya. BERIKUT INI ADA FOTO-FOTONYA ]]>
3 Siswa MAN 3 Malang Persembahkan Medali OSN http://www.man3malang.com/3-siswa-man-3-malang-persembahkan-medali-osn/ Mon, 08 Sep 2014 03:20:25 +0000 http://www.man3malang.com/?p=775 2014_09_08_OSN

Tim Olimpiade MAN 3 Malang berhasil menorehkan prestasi bagus dalam ajang Olimpiade Sains Nasional [OSN] yang digelar di Lombok. Lima perwakilan dari MAN 3 Malang mendapatkan satu perak dan dua perunggu. Medali perak diperoleh oleh Rizky Astinanda dibidang Geografi, sedangkan medali perunggu didapatkan oleh Yudha Andika dibidang Ekonomi dan Hilya Aulia Syafa di bidang Geografi. Tidak hanya itu, MAN 3 Malang melalui Yudha Andika mendapatkan penghargaan khusus di bidang best Pasar Modal dan makalah ekonomi. "Hasil yang didapatkan oleh anak-anak MAN 3 Malang sangat membanggakan. Dengan hasil ini akan menjadi penyemangat bagi adik-adik kelasnya terutama di kelas X dan XI untuk menyamai atau bahkan memperbaikinya," kata Dra. Hj Binti Maqsudah M,Pd.  ]]>
2014_09_08_OSN

Tim Olimpiade MAN 3 Malang berhasil menorehkan prestasi bagus dalam ajang Olimpiade Sains Nasional [OSN] yang digelar di Lombok. Lima perwakilan dari MAN 3 Malang mendapatkan satu perak dan dua perunggu. Medali perak diperoleh oleh Rizky Astinanda dibidang Geografi, sedangkan medali perunggu didapatkan oleh Yudha Andika dibidang Ekonomi dan Hilya Aulia Syafa di bidang Geografi. Tidak hanya itu, MAN 3 Malang melalui Yudha Andika mendapatkan penghargaan khusus di bidang best Pasar Modal dan makalah ekonomi. "Hasil yang didapatkan oleh anak-anak MAN 3 Malang sangat membanggakan. Dengan hasil ini akan menjadi penyemangat bagi adik-adik kelasnya terutama di kelas X dan XI untuk menyamai atau bahkan memperbaikinya," kata Dra. Hj Binti Maqsudah M,Pd.  ]]>
Cerita Empat Emas Di Kompetisi Sains Madrasah 2014 http://www.man3malang.com/cerita-empat-emas-di-kompetisi-sains-madrasah-2014/ Sun, 07 Sep 2014 04:34:25 +0000 http://www.man3malang.com/?p=782 2014_09_08_KSM

Kebanggaan luar biasa dirasakan civitas MAN 3 Malang, khususnya empat siswanya yang sukses meraih medali emas dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional, (29/8) pekan lalu. Setelah melalui perjuangan yang cukup berat mulai tingkat kota hingga provinsi, akhirnya pada ajang nasional yang dihelat di Makasar ini mereka memperoleh hasil yang terbaik. Hebatnya, empat siswa yang dinyatakan lolos ke tingkat nasional, keempatnya sukses mempersembahkan medali emas bagi Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang, khususnya madrasah yang mereka cintai MAN 3 Malang. Maulana Wildan salah satu juara mengatakan, dirinya tidak menyangka akan mendapatkan emas. Mengingat selain harus menyelasaikan soal-soal yang cukup sulit, ia harus bersaing dengan waktu. Sembilan puluh menit yang tersedia, haruslah cukup digunakan dalam menyelesaikan puluhan soal yang terdiri dari pilahan ganda dan soal esai. "Medali emas memang jadi target kami, tapi ketika kami tahu bobot soal sedemikian rupa, maka kami pikir saat itu mendapatkan satu kategori terbaik saja sudah bagus. Eh, malah semuanya mendapat medali emas, kami sangat bersyukur," ungkap putra pasangan dari Agung Saputra dan Enik Gustiyastutik ini. Bagi Wildan, KSM merupakan ajang kompetisi yang memberikan banyak pengalaman bagi dirinya. Selain menambah ilmu dan memperluas wawasan, penanaman mental merupakan hal sangat penting saat berkompetisi dengan siswa dari sekolah lain. Meskipun demikian, peran guru pembina selama proses pelaksanaan KSM dinilainya merupakan faktor penting dalam meraih kesuksesan. "Pembinaan guru sudah sangat maksimal, tanpa peran beliau-beliau dan dukungan pihak sekolah rasanya mustahil menjadi juara," tambahnya. 2014_09_Kesiswaan_1 Sementara, peraih medali emas bidang Matematika Yolanda Hertita mengatakan, dalam berkompetisi diperlukan banyak strategi. Hal ini penting dilakukan karena Kami tak hanya menghadapi soal, tapi juga waktu dan para kompetitor. Untuk itu dalam menyelesaikan soal-soal matematika, ia perlu mengatur starategi salah satunya dengan tidak berlama-lama dalam satu soal yang dirasa sulit. "Kami harus selesaikan soal yang mudah terlebih dahulu. Sehingga tidak banyak waktu yang terbuang," ujarnya. Menilai para kompetitornya Yolanda lebih barsikap objektif. Putri pasangan dari Bambang Suherman dan Tri Hastuti ini menganggap para kompetitor bukanlah lawan yang harus ditakuti atau direndahkan. Namun mereka merupakan pihak yang menjadikan ia dan kawan-kawannya semakin termotivasi untuk berbuat yang terbaik. "Kami sih sempat minder di kancah nasional, tapi akhirnya Kami sadar bahwa sikap seperti ini malah membuat Kami merasa semakin kecil. Maka kepercayaan diri Kami tumbuhkan kembali sebagai modal untuk memperoleh juara," jelasnya. Dua siswa lain yang memperoleh medali emas adalah Nikam Farismatur bidang Kimia dan Nimas bidang ekonomi yang kini juga sedang berhelat di Olimpiade Sains Nasional (OSN). Pembina olimpiade MAN 3 Malang Dra. Wulaida Zuhriyana menyampaikan rasa gembiranya akan prestasi peserta didiknya kali ini. Empat medali emas merupakan hasil yang memuaskan setelah pihaknya bersama siswa-siswi binaannya melakukan perjuangan dari tingkat kota hingga nasional. "Hasil ini merupakan buah dari usaha yang dilakukan anak-anak, yang didukung oleh para guru khususnya bapak Ahmad Hidayatullah, sebagai bapak olimpiade MAN 3 Malang, yang saat itu masih bertugas sebagai kepala madrasah ini," tukasnya. Dibalik medali emas yang diperoleh, Wulaida menegaskan bahwa juara sesungguhnya adalah ketika siswa MAN 3 Malang dapat menginterpretasikan nilai-nilai karakter islam hingga tampak dalam dirinya pelajar muslim yang berkualitas baik intelektual maupun akhlakul karimah. (imm/sir/oci)]]>
2014_09_08_KSM

Kebanggaan luar biasa dirasakan civitas MAN 3 Malang, khususnya empat siswanya yang sukses meraih medali emas dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional, (29/8) pekan lalu. Setelah melalui perjuangan yang cukup berat mulai tingkat kota hingga provinsi, akhirnya pada ajang nasional yang dihelat di Makasar ini mereka memperoleh hasil yang terbaik. Hebatnya, empat siswa yang dinyatakan lolos ke tingkat nasional, keempatnya sukses mempersembahkan medali emas bagi Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang, khususnya madrasah yang mereka cintai MAN 3 Malang. Maulana Wildan salah satu juara mengatakan, dirinya tidak menyangka akan mendapatkan emas. Mengingat selain harus menyelasaikan soal-soal yang cukup sulit, ia harus bersaing dengan waktu. Sembilan puluh menit yang tersedia, haruslah cukup digunakan dalam menyelesaikan puluhan soal yang terdiri dari pilahan ganda dan soal esai. "Medali emas memang jadi target kami, tapi ketika kami tahu bobot soal sedemikian rupa, maka kami pikir saat itu mendapatkan satu kategori terbaik saja sudah bagus. Eh, malah semuanya mendapat medali emas, kami sangat bersyukur," ungkap putra pasangan dari Agung Saputra dan Enik Gustiyastutik ini. Bagi Wildan, KSM merupakan ajang kompetisi yang memberikan banyak pengalaman bagi dirinya. Selain menambah ilmu dan memperluas wawasan, penanaman mental merupakan hal sangat penting saat berkompetisi dengan siswa dari sekolah lain. Meskipun demikian, peran guru pembina selama proses pelaksanaan KSM dinilainya merupakan faktor penting dalam meraih kesuksesan. "Pembinaan guru sudah sangat maksimal, tanpa peran beliau-beliau dan dukungan pihak sekolah rasanya mustahil menjadi juara," tambahnya. 2014_09_Kesiswaan_1 Sementara, peraih medali emas bidang Matematika Yolanda Hertita mengatakan, dalam berkompetisi diperlukan banyak strategi. Hal ini penting dilakukan karena Kami tak hanya menghadapi soal, tapi juga waktu dan para kompetitor. Untuk itu dalam menyelesaikan soal-soal matematika, ia perlu mengatur starategi salah satunya dengan tidak berlama-lama dalam satu soal yang dirasa sulit. "Kami harus selesaikan soal yang mudah terlebih dahulu. Sehingga tidak banyak waktu yang terbuang," ujarnya. Menilai para kompetitornya Yolanda lebih barsikap objektif. Putri pasangan dari Bambang Suherman dan Tri Hastuti ini menganggap para kompetitor bukanlah lawan yang harus ditakuti atau direndahkan. Namun mereka merupakan pihak yang menjadikan ia dan kawan-kawannya semakin termotivasi untuk berbuat yang terbaik. "Kami sih sempat minder di kancah nasional, tapi akhirnya Kami sadar bahwa sikap seperti ini malah membuat Kami merasa semakin kecil. Maka kepercayaan diri Kami tumbuhkan kembali sebagai modal untuk memperoleh juara," jelasnya. Dua siswa lain yang memperoleh medali emas adalah Nikam Farismatur bidang Kimia dan Nimas bidang ekonomi yang kini juga sedang berhelat di Olimpiade Sains Nasional (OSN). Pembina olimpiade MAN 3 Malang Dra. Wulaida Zuhriyana menyampaikan rasa gembiranya akan prestasi peserta didiknya kali ini. Empat medali emas merupakan hasil yang memuaskan setelah pihaknya bersama siswa-siswi binaannya melakukan perjuangan dari tingkat kota hingga nasional. "Hasil ini merupakan buah dari usaha yang dilakukan anak-anak, yang didukung oleh para guru khususnya bapak Ahmad Hidayatullah, sebagai bapak olimpiade MAN 3 Malang, yang saat itu masih bertugas sebagai kepala madrasah ini," tukasnya. Dibalik medali emas yang diperoleh, Wulaida menegaskan bahwa juara sesungguhnya adalah ketika siswa MAN 3 Malang dapat menginterpretasikan nilai-nilai karakter islam hingga tampak dalam dirinya pelajar muslim yang berkualitas baik intelektual maupun akhlakul karimah. (imm/sir/oci)]]>
Ini Dia Prestasi Siswa MAN 3 Dalam Satu Bulan Ini http://www.man3malang.com/ini-dia-prestasi-siswa-man-3-dalam-satu-bulan-ini/ Mon, 17 Mar 2014 23:26:26 +0000 http://www.man3malang.com/?p=751

Siswa MAN 3 Malang berprestasi lagi, setidaknya itulah yang terjadi dalam kurun waktu sebulan dari tanggal 17 Februari ke 17 Maret.

Pengukuhan atas prestasi siswa MAN 3 Malang ini dilakukan saat upacara rutin bulanan. Dalam sambutannya, Wakil Kepala MAN 3 Malang dibidang kurikulum mengatakan jika prestasi yang sudah baik ini harus ditingkatk. Sementara siswa MAN 3 yang belum prestasi diharapkan bisa mengikuti jejak rekannya.

]]>