Kegiatan MOS 2006
MOS sendiri sudah berlangsung mulai kemarin, menurut Dani salah seorang team OSIS yang kami wawancarai, di MOS ini selain siswa dilatih ketahanan mental serta disiplin juga dilatih kepekaan terhadap lingkungan madrasah.
Acara MOS yang sudah dimulai sejak dua hari kemarin berlangsung tertib. Di hari pertama siswa dilatih PBB (Peraturan Baris Berbaris), PBB ini dilatih langsung oleh staff TNI AD. Ternyata meski sudah masuk Sekolah Menengah, banyak siswa yang tidak mengerti aturan PBB yang benar, malahan banyak yang bingung membedakan hadap kiri dan hadap kanan, hal itu kontan membuat staff pelatih harus mengulang PBB mulai dasar. Dalam PBB itu banyak siswi yang pingsan, hal ini dikarenakan udara yang panas dan kering.
Di MOS ini siswa juga diperkenalkan profil Madrasah, profil tersebut berupa visi, sejarah sampai fasilitas yang akan diperoleh siswa selama belajar di MAN 3. Selain itu siswa juga dirangsang dan diberi pengarahan untuk mencapai prestasi baik akademik non akademik. Prestasi akademik berupa keberhasilan individu dalam menuntaskan serta menguasai ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh guru-guru madrasah. Sedang prestasi non akademik adalah kemampuan siswa di bidang non pelajaran, seperti ikut kegiatan ekstrakurikuler berupa PMR, Pramuka M3EC atau yang lain.
Selain ditempa hal-hal yang berkaitan dengan Mental dan Keilmuan siswa baru juga diberi tempaan psikologis yang berupa seminar ESQ, seminar tersebut bertujuan menggali potensi siswa.
Ada satu hal yang menarik dalam MOS, dalam membawa perbekalan siswa tidak boleh sembarangan. Misalnya siswa disuruh membawa “Kacang Pancasila” berarti siswa harus bisa menganalogikan bahwa barang tersebut berupa apa, pasalnya seandainya dicari seantero Malang tidak akan ditemukan yang namanya “Kacang Pancasila”. Sehingga dalam hal ini siswa dilatih untuk berimajinasi dan menebak. Namun dalam hal ini memicu pro kontra dikalangan wali siswa. Mereka beranggapan hal tersebut merupakan kekonyolan, sehingga mereka banyak yang protes. Selain itu waktu selesainya MOS yang sore hari membuat banyak siswa yang tidak sempat mencari barang itu.
Semoga partisipasi siswa di MOS, bisa meningkatkan kemampuan siswa.