Persiapan Layanan SKS : MAN 3 Malang adakan Workshop Pendampingan Implementasi K-13

Dua Narasumber Nasional Lakmi Purnajanti, M.Pd dan Oktarini S.Pd memberikan materi Workshop Pendampingan Implementasi K 13 bagi guru MAN 3 Malang
Kegiatan pengembangan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengimplemantasikan Kurikulum 2013 perlu terus dilakukan kompetensinya, Sebagai inovasi baru dalam dunia pendidikan, Kurikulum 2013 di beberapa madrasah aliyah atau sekolah menengah atas sasaran pada umumnya sudah dan sedang dijalankan. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa permasalahan yang menjadi kendala dalam pelaksanaan implementasi Kurikulum 2013 itu sendiri, terutama kesiapan guru dalam hal penyusunan perangkat pembelajaran dan pengembangan model penilaian pendidikan dalam kuikulum 2013. Selain hal tersebut, sebagai sebuah sistem yang baru dijalankan, penerapan Kurikulum 2013 ini pasti tidak akan serta-merta berjalan secara sempurna. Oleh karena itu, upaya perbaikan yang berkelanjutan dalam pengelolaan kurikulum dan praktik pembelajaran di kelas menjadi penting. Melihat permasalahan tersebut, sebagai bentuk kewajiban kita mendidik anak bangsa, khususnya di MAN 3 Malang mengadakan “Workshop Pendampingan Implementasi K-13 Bagi Guru MAN 3 Malang serta mengajak KKM.
Kegiatan workshop tersebut berlangsung pada hari kamis dan jum’at, tanggal 2 juli s/d 3 juli 2015 yang diikuti oleh 100 peserta yang merupakan seluruh guru MAN 3 Malang dan kepala madrasah swasta beserta wakil kepala dan 1 guru. Tujuan kegiatan workshop tersebut dijelaskan secara rinci dalam sambutan Ibu Dra. Hj. Binti Maqsudah, M.Pd selaku Kepala MAN 3 Malang, Kamad menyampaikan bahwa “Workshop Pendampingan Implementasi K-13 ini perlu kita laksanakan dan pelajari system kredit semester (SKS) secara serius untuk mensukseskan pembelajaran di MAN 3 Malang dan KKM, juga mencari bentuk inovasi layanan kita dalam mensikapi karateristik siswa yang berbeda.
Workshop pada pagi hari itu dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Malang , Drs. H. Imron, M.Ag, dalam sambutanya Kakanmenag menekankan bahwa setiap guru wajib untuk selalu meningkatkan kompetensinya sesuai yang dituangkan dalam permendiknas no 16 tahun 2017 pun dilengkapi dengan PMA no 16 tahun 2010 bahwa guru selain meningkatkan kompetensinya diharapkan mempunyai managerial dan spiritual yang baik demi kepentingan anak didik.
Kegiatan workshop yang merupakan bimbingan pendampingan implementasi Kurikulum 2013 tersebut menghadirkan 2 narasumber, yaitu Ibu Lakmi Purnajanti, M.Pd dan Ibu Oktarini, S.Pd selaku tim dari diknas pusat. Kedua narasumber saling berkolaborasi memberikan pemaparan tentang strategi implementasi kurikulum 2013, dan juga yang menjelaskan tentang pendekatan scientific dalam pembelajaran sesuai kurikulum 2013, pada hari kamis tanggal 2 juli memberikan penjelasan tentang system SKS dilanjut pada hari jumat tanggal 3 juli tentang penyusunan perangkat pembelajaran, pengembangan model penilaian pendidikan sesuai sistem SKS dalam Kurikulum 2013.
Acara workshop sendiri selama 2 hari berjalan dengan baik dan lancar, demi menyongsong persiapan proses pembelajaran ditahun pelajaran 2015/2016, narasumber memberikan materi dengan sangat baik begitu juga peserta guru dengan antusias dan fokus mendengarkan setiap materi yang diberikan pemateri. Tepat pukul 14.00 wib acara “Workshop Pendampingan Implementasi K-13 Bagi Guru MAN 3 Malang beserta KKM ditutup oleh Ketua Panitia Drs. Moch Djasa