Siswa Kado 4 Medali Emas

Lepas sambut kepala MAN 3 Malang berlangsung khidmat. Kini MAN 3 Malang memiliki kepada madrasah baru, sejak 15 Agustus lalu. Pisah sambut dari kepala lama kepada yang baru dilangsungkan di aula MAN 3 Malang, dengan penyarahan sejumlah dokumen penting disaksikan langsung oleh kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Malang.
Tiga tahun bertugas di MAN 3 Malang, Dr. H. Ahmad Hidayatullah M. Pd memberikan kesan yang luar biasa di tengah civitas akademika MAN 3 dan lingkungannya. Sejumlah prestasi membanggakan telah menghantarkan MAN 3 Malang menjadi madrasah yang hebat dan diperhitungkan di Tanah Air ini.
Baik prestasi akdemik di tataran siswa, guru maupun sistem pembangunan dan pengembangan madrasah yang telah memberikan banyak aspirasi kepada satuan kerja madrasah di Malang Raya. Bahkan karena hasil tangan dinginnya, bahkan MAN 3 menjadi madrasah percontohan yang banyak dipelajari oleh lembaga-lembaga lain di negeri ini.
“Tidak ada yang saya tinggalkan di madrasah ini, kecuali hanya lah jejak-jejak kerja kita bersama selama ini. saya belum bisa memberikan apa-apa untuk MAN 3, kalau pun ada itu adalah hasil perjuangan para guru dan staf karyawan” ujarnya merendah.
Yang membanggakan ketika kado indah diberikan siswa-siswi MAN 3 Malang kepada Ahmad, berupa empat medali emas Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang diraih siswanya 25 sampai 29 Agustus lalu di Makasar dengan predikat the best over all.
Pria yang dikenal ramah ini mengingatkan bahwa siapa pun orang yang memimpin madrasah, kalau semua komponen mau berkerja keras, tulus dan ikhlas, maka lembaga akan bangkit dan maju.
“Tidak ada resep atau teori apapun untuk membuat terus maju madrasah ini, kecuali mari kita dukung Bu Binti sebagai kepala baru kita,” tambah Pria yang kini sudah bertugas sebagai Kasubag Keuangan Dan Perencanaan di Kanwil Kemenag Provensi Jawa Timur ini.
Sebelum meninggalkan MAN 3, ia berpesan kepada seluruh elemen guru dan karyawan, untuk tetap bersemangat dalam bekerja dan mengabdikan dirinya sebagai guru dengan tetap menjadi suri tauladan bagi para siswa. Ahmad menegaskan bahwa energi mereka hendaklah digunakan untuk membangun dan mengembangkan madrasah, agar cita-cita luhur MAN 3 dapat tercapai.
“Tetaplah tulus dan ikhlas, semoga Allah meridoi kita semua,” pesannya.
Sementara, kepala MAN 3 Malang Dra. Hj. Binti Maqsudah, M. Pd menyampaikan terimakasihnya kepada Ahmad Hidayatullah yang telah mewarnai dan menata MAN 3 Malang menjadi madrasah yang luar biasa. Ia akan fokus pada program madrasah yang sudah ada tanpa merubah apapun.
“Disisi lain saya merasa beban berat, karena harus melanjutkan prestasi yang dicapai MAN 3. Tapi saya akan tetap optimis, karena saya dikelilingi guru dan karyawan yang solid dan selalu bersemangat,” ucapnya.
Di MAN 3 Malang, Binti sapaannya, bukanlah orang baru. Selain sebelumnya adalah kepala MTs Negeri 1 Malang yang seringkali melakukan sharing dan kerjasama dengan MAN 3 sebagai madrasah terpadu, ia juga pernah bertugas sebagai guru di MAN 3 selama bertahun-tahun. Kendati demikian, ia masih perlu melakukan banyak kordinasi dengan para guru untuk menjalankan tugasnya sebagai pimpinan.
Kepala Kantor Kemenag Kota Malang Drs. H. M. Imron, M.Ag menyampaikan apresiasinya baik kepada Ahmad maupun Binti. Kepada para guru MAN 3 Malang ia mengatakan bahwa Ahmad kini dipercaya di satu posisi untuk memberikan maslahat dan manfaat kepada masyarakat yang lebih luas melalui jabatan yang diembannya.
“Dan untuk kemajuan MAN 3 selanjutnya, mari kita dukung Bu Binti sebagai kepala MAN 3 yang baru, semoga pak Ahmad maupun Bu Binti dapat melaksanakan tugas baru masing-masing dengan sebaik-baiknya,” tukas Imron. (imm/sir/oci)